Foto : Gedung Johor Berbenah untuk Memenuhi Kebutuhan Benih Bermutu.
Agronews.id - Arah kebijakan pembangunan hortikultura tahun 2021 – 2024 adalah meningkatkan daya saing hortikultura melalui peningkatan produksi, produktivitas, akses pasar, logistik didukung sistem pertanian modern yang ramah lingkungan, serta mendorong peningkatan nilai tambah produk untuk kesejahteraan petani. Dalam rangka mendukung arah kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Hortikultura dalam hal ini Direktorat Perbenihan Hortikultura, berkomitmen untuk mendukung penyediaan benih hortikultura bermutu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kapasitas dan jaminan mutu produksi benih hortikultura.
Hal ini bertepatan dengan adanya kegiatan Pembangunan Hortikultura di Lahan Kering (Horticulture Development in Dryland Area Project – HDDAP) yeng membutuhkan benih dalam kegiatannya. Dengan kegiatan ini juga akan memanfaatkan untuk menyiapkan UPTD Balai Benih Hortikultura (BIH), Gedung Johor yang berlokasi kota Medan.
Benih Induk Hortikultura Gedung Johor merupakan salah satu unit pelayanan teknis lingkup Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara yang memegang peranan penting dalam pengembangan pertanian khususnya dalam aspek pengadaan benih hortikultura yang bermutu dan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). UPTD BIH Gedung Johor memiliki laboratorium kultur jaringan dan memiliki kebun yangn berada berada di dua (2) lokasi yakni Kebun Gedung Johor seluas 4,25 Ha dan Unit Kebun Siguci seluas 5,8 Ha.
Direktur Perbenihan Hortikultura Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi, berkunjung ke BIH dan meninjau bagaimana kesiapan laboratorium kukltur jaringan BIH Gedung Johor dalam memenuhi kebutuhan benih hortikultura terutama komoditas pisang yang diperbanyak melalui Kultur Jaringan.
Kegiatan HDDAP untuk tahap pertama memfokuskan untuk membenahi kelembagaan perbenihan, baik sarana, prasarana dan pengembangan Sumber Daya Manusianya. Dengan dibenahinya kelembagaan perbenihan hortikultura diharapkan kebutuhan benih bermutu dapat terpenuhi, tidak hanya untuk kebutuhan di lokasi kegiatan HDDAP di Sumatera Utara, namun juga dapat memenuhi kebutuhan benih untuk petani pisang di Sumatera Utara khususnya bahkan diharapkan dapat diekspor ke luar propinsi Sumatera Utara, demikian disampaikan oleh Dr. Inti sebagai pengantar sosialisasi kegiatan HDDAP.
Kepala BIH Gedung Johor Ir. Muddin Dalimunthe, MP, menyambut baik dan menyatakan kesiapannya dalam memenuhi kebutuhan benih bermutu, namun demikian masih memerlukan pembenahan baik sarana dan prasarana serta peningkatan kapasitas SDM yang ada di BIH Gedung Johor.
Pada kesempatan itu, Inti juga melakukan peninjauan ke sarana kultur jaringan yang dimiliki oleh BIH Gedung Johor dan melihat bahwa Laboratorium kultur jaringan sudah aktif dalam memproduksi benih pisang, namun demikian kapasitasnya masih terbatas, jika dimaksudkan untuk dapat memenuhi kebutuhan benih pada kegiatan HDDAP, fasilitas kultur jaringan di BIH Godong Johor masih membutuhkan pembenahan.
Diharapkan dengan adanya dana dari HDDAP untuk pembenahan laboratorium kultur jaringan ini, BIH gedung Johor dapat memproduksi benih hortikultura sebanyak ratusan ribu batang benih pisang, demikian ujar Muddin Ka BIH Gedung Johor.
Penulis
721
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.