Modernisasi Alsintan, Kementan Matangkan Program IMMACo Melalui MSIB di Kapuas, Kalteng

Minggu, 08 September 2024 11:27 WIB

Foto : Kunjungannya ke wilayah pelaksanaan MSIB dan program IMMAco dari tanggal 6-7 September 2024.


Agronews.id, Kapuas - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen meningkatkan kemampuan dan keahlian Sumber Daya Manusia Pertanian serta peningkatan produktifitas hasil pertanian melalui Indonesian Millenial for Modern Agriculture Corporation (IMMACo) melalui kegiatan MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat). Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan manajemen agribisnis dan korporasi guna meningkatkan produktivitas serta daya saing petani melalui pembentukan kelembagaan ekonomi berbasis korporasi.

“Program IMMACo ini adalah salah satu Langkah Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dalam mendukung program PAT yang ada di lahan rawa,” Jelas Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti.

Hasil analisis geospasial wilayah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa AOI kawasan seluas 770.600 ha. BBSDLP melakukan analisis geospasial lanjutan antara peta AOI dengan peta lahan rawa dan peta lahan gambut, hasilnya menunjukkan bahwa dari 770.600 ha tersebut terdiri dari rawa lebak 473.501 ha dan rawa pasang surut 269.451 ha atau terdiri dari 419.682 ha tanah mineral dan 350.918 ha tanah gambut. Selain itu juga nilai total perkembangan luas lahan panen di Propinsi Kalimantan Tengah Pada Tahun 2022 di kisaran 108,23 Ribu Hektar dengan total perkembangan produksi padi mencapai 343,93 ribu ton GKG (gabah kering giling. 

Implementasi program IMMACo direncanakan akan dilaksanakan 10 (sepuluh) Provinsi yang tersebar di wilayah Indonesia, satu diantaranya dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa pengembangan lahan rawa merupakan komitmennya untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan lahan tanam dalam waktu dekat. Menurutnya, dengan optimalisasi lahan rawa, diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman serta produktivitas.

Direncanakan mahasiswa MSIB yang akan mengikuti kegiatan IMMACo berjumlah 350 mahasiswa akan disalurkan pada 2 (dua) wilayah Kabupaten Kapuas, diantaranya Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Dadahup.

Menurut rencana mobilisasi peserta tahap awal akan serentak dilaksanakan pada tanggal 15 -16 September 2024 bagi mentor.

Selama mengikuti program MSIB, peserta akan mendapatkan beberapa pengetahuan diantaranya; 1) Pengembangan Produksi padi terpadu, 2) Pengelolaan Lahan, 3) Agribisnis Komoditas Padi, 4) Pemberdayaan Petani berbasis korporasi, 5) Teknologi Mekanisasi Pertanian Modern, dan 6) leadership Programme. 

Dalam rangka mempercepat implementasi program, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian melakukan kunjungan kerja dan koordinasi bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, BPP Dadahup, BPP Kapuas Murung, Gabungan Kelompok Pertanian (Gapoktan), dan Pengelola Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) dari tanggal 6-7 September 2024.

Dalam kunjungannya ke wilayah pelaksanaan MSIB dan program IMMAco, turut didampingi oleh Kepala SMK PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso beserta tim Detasering lahan, selaku koordinator wilayah kerja program tersebut. 

Selama kunjungannya, Inneke Kusumawaty meninjau posko dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), kesiapan lokasi pemondokan, lokasi penjemputan dan pengantaran peserta program MSIB, lahan sawah praktek, korporasi petani, koordinator dan mentor di wilayah hingga manajemen pengelolaan UPJA.   

Dengan pelaksanaan program IMMACo dan MSIB ini, diharapkan para milenial bisa melakukan pengelolaan pertanian dari hulu hingga hilir mulai dari pengelolaan lahan, pengelolaan alsintan, manajemen panen dan paska panen secara modern akan semakin efektif dan efisien serta menguntungkan bagi petani milenial.

Kementan berharap bahwa program ini akan mendorong peningkatan areal tanam, optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas petani, efisiensi proses produksi padi, serta memperkuat posisi tawar petani di pasar. (WHT)

109

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.