Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan Monitoring Program PAT Kabupaten Tanah Bumbu

Jumat, 23 Agustus 2024 14:23 WIB

Foto : Rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kabupaten Tanah Bumbu, di Kantor Dinas KPP Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (22/08/2024).


Agronews.id, Tanah Bumbu - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi program Perluasan Areal Tanam (PAT) padi yang meliputi optimasi lahan (oplah), pompanisasi dan tumpang sisip (tusip) padi gogo. Salah satunya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang andal, hususnya di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman selalu menekankan bahwa solusi cepat peningkatan produksi petanian yang ditawarkan saat ini adalah program PAT. 

Mentan meyakini apabila program ini dijalankan, maka Indonesia dapat mewujudkan swasembada dan bahkan menjadi lumbung pangan dunia.

“Saat ini ada banyak negara yang mengalami penurunan produksi dan ada banyak penduduk dunia yang menderita kelaparan. Karena itu harus kita mitigasi dengan solusi cepat,” tutur Mentan Amran.

Secara terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa program PAT ini untuk memenuhi kebutuhan pangan yang kedepannya akan semakin meningkat.

Santi menegaskan bahwa pihaknya terus memprioritaskan berbagai program dan kegiatan yang mendukung ketahanan pangan dalam negeri. Salah satunya dengan mendorong program PAT guna mewujudkan akselerasi peningkatan produksi dan produktivitas pangan agar mampu swasembada, sebagaimana yang difokuskan dan diarahkan Mentan Amran.

“Arahan dari Bapak Mentan, sangat fokus dengan program PAT karena dapat menambah produktivitas dan produksi padi dan harapannya tentu saja kita dapat swasembada dalam waktu dekat," tegas Santi.

Santi juga menekankan bahwa peran daerah dan berbagai pihak terkait sangat penting dalam mensukseskan program PAT. Maka kita harus saling bahu-membahu dalam mensukseskan program strategis Kementan.

Guna mempercepat akselerasi Program UPSUS Darurat Pangan di Provinsi Kalsel, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, (Kapusluhtan) Bustanul Arifin Caya selaku penanggungjawab Satuan Tugas (Satgas) program tersebut melakukan kunjungan kerja sekaligus memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program PAT Kabupaten Tanah Bumbu. 

Selain itu, Kapusluhtan juga menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kabupaten Tanah Bumbu, di Kantor Dinas KPP Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (22/08/2024).

Bustanul mengatakan bahwa kehadirannya di Kabupaten Tanah Bumbu dalam upaya mendorong percepatan dan peningkatan penambahan luas tanam padi. Selain itu, kami ingin Kabupaten Tanah Bumbu ikut berkontribusi maksimal dalam pencapaian target PAT provinsi Kalsel yang telah ditetapkan oleh Kementan.

“Kabupaten Tanah Bumbu ditargetkan untuk meningkatkan program PAT diantaranya melalui pompanisasi dan tanam tumpang sisip padi gogo seluas 7.155 hektar. Maka, kami berharap agar seluruh jajaran harus bekerja luar biasa dan bekerjasama dalam mewujudkan capaian target tersebut,” tegas Bustanul.

Bustanul menyampaikan bahwa batas waktu pencapaian target PAT sampai dengan akhir bulan September, sehingga masih ada waktu untuk segera melakukan intervensi baik dari sarana pompa dan benih. 

”Keseriusan seluruh unsur yang ada, baik penyuluh, mantri tani, petugas POPT dan Babinsa sampai dengan pemangku kepentingan sangat diperlukan dan segera lakukan identifikasi potensi lahan yang bisa ditingkatkan,” ungkap Bustanul.

Kami melihat masih ada peluang dan potensi yang besar untuk PAT bila kita bandingkan dengan capaian tanam reguler tahun lalu. 

Saya berharap kehadiran kami dari pusat dan Dinas Pertanian Provinsi Kalsel dapat menambah motivasi seluruh jajaran di Kabupaten Tanah Bumbu untuk pencapaian target PAT yang ditelah ditetapkan.

Bustanul menambahkan bahwa program PAT ada intervensi diantaranya bantuan benih dan pompa, maka harus ada peningkatan Indeks Pertanaman (IP). Karena dengan autopilot reguler petani tetap jalan, pupuk dari petani, benih swadaya semua bisa jalan, berarti tidak perlu intervensi. Kita harus cari peluang-peluang. Kita harus punya solusi untuk percepatan PAT, apa itu bantuan benih, perlu alat olah tanah, herbisida.

Terakhir, dukungan dari semua pihak sangat diharapkan secara bersama, pendamping yang ada penyuluh, mantri tani dan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT). Mari diidentifikasi peluang-peluang apa yang bisa kita lakukan, tutup Bustanul.

Sementara, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Imam Subarkah menyampaikan bahwa dalam rangka percepatan program kegiatan perlu berbagai upaya yang harus dilakukan. Diantaranya ketersediaan benih dan pupuk, untuk itu segera diinventaris dan diusulkan. Mengingat banyak program kegiatan pertanian di Kabupaten Tanah Bumbu, baik kegiatan rutin/regular dari APBN dan APBD sehingga diharapkan agar segera direalisasikan. Imam juga berharap kepada penyuluh, mantri tani dan petugas POPT.

"Sampaikan informasi dari lapangan bila ada potensi tusip, agar diusulkan tidak hanya di kebun sawit, tapi bisa juga tumpangsarikan dengan tanaman lain. Karena program PAT ditarget bulan September 2024, tegas Imam.

Kepala Dinas Kabupaten Tanah bumbu, Hairudin meminta kepada seluruh jajarannya, mantri tani, petugas POPT dan penyuluh pertanian agar terus bekerja untuk merealisasikan progra PAT melalui pompanisasi dan tumpang sisip. Hal tersebut perlu dilakukan agar capaian target pertambahan areal tanam khususnya Kabupaten Tanah Bumbu dan pada umunya di Provinsi Kalsel tercapai dengan maksimal.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pangan dan PSP Provinsi Kalsel, para penyuluh pertanian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru selaku Penanggung Jawab program PAT Kabupaten Tanah Bumbu. (PR/NF)

259

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.