Teknologi Soil Block Untuk Meningkatkan Kualitas Semaian Benih Cabai

Rabu, 07 Desember 2022 05:57 WIB

Foto : Semaian benih cabai menggunakan media Soil block.


Agronews.id - Penggunaan benih berkualitas merupakan salah satu faktor penunjang keberhasilan budidaya cabai, saat ini benih cabai berkualitas sudah banyak tersedia di toko-toko pertanian di sekitar kita .

Akan tetapi untuk menunjang keberhasilan budidayanya selain benih yang berkualitas tentunya perlu adanya teknik penyemaian yang baik dan benar untuk mendapatkan tanaman yang bagus. Sehingga saat dipindah tanam pada lahan, benih tidak stres dan dapat tumbuh optimal, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang baik dan seragam.

Soil block merupakan sebuah alat semai yang ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah organik yang sangat berguna tanpa merusak lingkungan. Alat ini dikembangkan oleh Eka Mardiyono, pelaku usaha soil block dari Jawa Tengah.

Saat mengenalkan alat ini, Eka menjelasakan bahwa semua bahan penyusun soil block ini merupakan bahan organik yang dibutuhkan oleh tanaman tanpa penambahan tanah. "Bahan-bahan yang diperlukan untuk menyusun soil block ini terdiri dari pupuk kandang, fosfat alam, kapur dolomit, cocopeat dan gambut dengan perbandingan 30:5:5:30:30. Seluruh bahan tersebut kemudian dicampur dengan air hingga diperoleh kepadatan yang sesuai. Selain itu, dapat ditambahkan sedimentasi rawa yang kaya akan unsur hara yang baik untuk tanaman".

Cara penggunaan soil block juga cukup mudah. Setelah bahan-bahan penyusun soil block dicampur, kemudian dimasukkan ke alat bantu / cetakan soil block dan ditekan hingga padat. Selanjutnya letakkan alat soil block di atas nampan kayu dengan cara membaliknya, kemudian tekan 2-3 kali secara berulang alat pegas agar media tercetak dengan baik.

Selain ramah lingkungan, penggunaan soil block juga dapat meningkatan efisiensi biaya tenaga kerja pada proses persemaian. "Jika dengan proses penyemaian pada umumnya, 1 hari tenaga kerja hanya dapat mencetak 1.000 polybag, tapi dengan alat ini bisa diperoleh 20.000-30.000 media semai. Karena tidak membutuhkan plastik polybag atau plastik tray, tentunya biaya yang dikeluarkan oleh petani juga berkurang." papar Eka.

Perawatan saat penyemaian dengan soil block pun dapat lebih mudah dilakukan karena cukup disiram sacara merata dengan metode sebar atau sprayer tanpa takut air tertinggal di plastik. Hal ini berlaku pula saat pemberian pupuk, karena soil block bersifat absorb (menyerap), maka pupuk juga tidak akan jatuh ke bawah tetapi terserap ke dalam soil block.

Penggunaan soil block dibarengi dengan pemilihan varietas yang adaptif cuaca merupakan kombinasi yang sempurna sebagai langkah awal untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil.

Saat ini pak Eka bersama dengan Perkumpulan Bakul Bibit Wonosobo (PBBW) sedang melaksanakan kegiatan swakelola produksi semaian benih cabai kerjasama dengan Direktorat Perbenihan Hortikultura sebanyak 5 juta benih cabai untuk mendukung pengembangan kampung hortikultura.

 

Kontributor : Ircham Riyadi

 

406

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.