Pastikan Stok Aman, Kementan melakukan Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan di Provinsi Kalimantan Tengah

Minggu, 10 April 2022 07:46 WIB

Foto : Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi, sesuai SK Menteri Pertanian RI nomor 251/KPTS/OT.050/M/3/2022 mendapatkan tugas pengawalan ketersediaan pangan pokok di Provinsi Kalimantan Tengah.


Agronews.id - Dalam rangka menjamin ketersediaan bahan pangan pokok selama Ramadhan dan menjelang lebaran 2022, Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Daerah di seluruh provinsi yang ada di Indonesia melakukan Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan Pangan dan Harga 12 Bahan Pokok. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo membagi habis pejabat yang ada di Kementan untuk ikut mengawal ketersediaan pangan dan harga bahan pokok, terutama pada saat bulan Ramadhan hingga lebaran nanti. Direktur Perbenihan Hortikutura Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi, sesuai SK Menteri Pertanian RI nomor 251/KPTS/OT.050/M/3/2022 mendapatkan tugas pengawalan ketersediaan pangan pokok di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dua belas bahan pokok yang menjadi prioritas dalam pengawalan dan monitoring  tersebut adalah beras, jagung, kedelai, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir. Data ketersediaan dan harga yang diperoleh dari 14 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah secara rutin dilaporkan setiap hari Jumat melalui Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu dan Minggu (9-10/4) oleh Tim Direktorat Perbenihan Hortikultura kepada pelaku pasar termasuk pedagang besar, distributor eceran, dan gudang BULOG di bulan Ramadhan, hingga memasuki hari ke-8, didapati kondisi ketersediaan dan stok pangan di pasar Kahayan dan pasar Besar Palangkaraya yang ada di Kota Palangkaraya serta Pasar Rakyat Handep Hapakat yang ada di Kabupaten Pulang Pisau cenderung aman dan diharapkan kondisi seperti ini akan terus berlangsung hingga lebaran tiba. Selama Ramadhan ini belum terjadi kenaikan pembelian yang berarti sehingga harga belum mengalami kenaikan yang signifikan. Menurut sejumlah pedagang dan distributor yang ditemui mereka mengatakan bahwa untuk Ramadhan kali ini pasokan bahan pangan pokok masih lancar dan tidak ada kelangkaan, untuk kenaikan harga juga masih tergolong wajar.

Sejumlah pedagang dan distributor yang ditemui oleh Tim Direktorat Perbenihan Hortikultura secara optimis menyatakan bahwa selama ramadhan sampai nanti menjelang lebaran pasokan untuk bahan pangan pokok akan tetap aman karena pasokan dilakukan secara rutin yang waktunya tergantung jenis komoditasnya, sedangkan untuk harga menurut sebagian pembeli yang berhasil di wawancarai mengatakan bahwa kenaikan harga tidak terlalu menjadi masalah asalkan ada barangnya.

Ketersediaan yang cukup juga ditunjukkan dengan berlimpahnya stok bahan pangan pokok dalam gudang distributor maupun di pedagang. Meskipun Kalimantan Tengah bukan merupakan provinsi sentra produksi komoditas pangan utama namun demikian ketersediaan dan stok bisa dikatakan aman karena bahan-bahan pokok di pasok secara rutin dari luar provinsi. Pasokan komoditas hortikultura cabai dan bawang merah untuk Kota Palangkaraya dan Kabupaten lainnya berasal dari Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Ketersediaan bawang putih juga dalam kondisi aman.

Komoditas pangan utama yang berasal dari pabrikan seperti gula pasir dan minyak goreng ketersediaannya relatif aman karena di Kalimantan Tengah terdapat tiga pabrik minyak goreng yaitu PT Sinar Alam Permai (Wilmar Internasional) dan PT. Citra Borneo Indah (CBI Group) di Kotawaringin Barat serta PT. Sukajadi Sawit Mekar (Musimas Grup) di Kotawaringin Timur yang siap memasok minyak goreng ke seluruh provinsi.

Sedangkan untuk gula pasir, pasokan berasal dari pulau Jawa yang stoknya sebagian besar disimpan di gudang distributor di Kota Banjarmasin. Beras yang ada di pasar sebagian merupakan produksi dari kabupaten di Kalimantan Tengah, namun banyak juga yang pasokannya berasal dari provinsi Kalimantan Selatan.

Pasokan daging sapi segar berasal dari hasil penyembelihan sapi di Rumah Pemotongan Hewan. Sapi hidup didatangkan dari provinsi Jawa Timur, NTT dan Sulawesi melalui Pelabuhan Bahaur Kabupaten Pulang Pisau. Untuk ketersediaan daging ayam dan telur, dicukupi dari produksi lokal dan terdapat pasokan juga dari Kalimantan Selatan.

Sedangkan untuk komoditas kedelai, meskipun tidak ada produksi di Provinsi Kalimantan Tengah, namun untuk kebutuhan perajin tahu dan tempe dapat dipenuhi oleh pasokan kedelai dari Pulau Jawa. Pendistribusian kedelai ini dilakukan dengan cara memasok ke distributor di masing-masing kabupaten dan kota yang selanjutnya langsung didistribusikan lagi  kepada pengrajin tahu dan tempe setempat.  

Selama jalur distribusi tidak terganggu dengan banjir dan ombak besar di laut, maka komoditas akan tersedia secara kontinu sehingga stok akan selalu aman. Stok bahan pangan pokok yang ada di kota dan kabupaten Provinsi Kalimantan Selatan hanya untuk memenuhi kebutuhan wilayah itu sendiri, karena pendistribusian dari luar provinsi dilakukan langsung ke  masing-masing wilayah.

Dr. Inti Pertiwi Nashwari, SP, MSi, selaku penanggung jawab (PJ) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan monitoring langsung ke pasar Besar Palangkaraya pada Senin (11/04). Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman.

“Pagi ini kami di pasar mengecek ketersediaan bahan pangan pokok. Semua dalam kondisi yang aman, aman dalam arti ketersediaan tidak bermasalah dan  pasokan lancar serta stok masih ada. Saya bisa pastikan bahwa ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah khususnya di Palangkaraya masih baik dan Insya Allah sampai lebaran, Tadi saya tanya pedagang semua menyatakan saya bahwa saat kondisi baik, kondisi aman. Kemungkinan tidak akan ada gejolak berarti, selama distribusinya lancar. Kecuali ada gangguan distribusi, banjir atau misalnya kapal terlambat berangkat baru akan terjadi kalau. tidak tidak terjadi hal itu semua dipastikan stok aman” ungkap Inti saat ikut menghadiri pembukaan Gelar Pangan Murah Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Berkah di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal ini juga dikuatkan oleh pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Drs. H.Nuryakin, M.Si saat menghadiri acara tersebut, beliau menyatakan bahwa “Pertama, Pada prinsipnya Kalteng ini aman. Kedua, kita ini di pantau bahkan ini tim dari kementerian turun memastikan, memang betul hijau. Tapi yang lebih penting, sebenarnya jalur distribusi. Ini bisa saja trouble. Darat laut akan kita pastikan. Karena kebijakan pemerintah untuk transportasi ketersediaan pangan itu sifatnya wajib, tidak ada istilah siapa yang bisa menahan.”

 

56

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.