ASBATI Terbentuk, Jaminan Terpenuhinya Kebutuhan Benih Bawang Putih

Jumat, 11 Maret 2022 03:16 WIB

Foto : ASBATI (Asosiasi Benih Bawang Putih Indonesia) telah terbentuk dengan pengukuhan pengurus pada tanggal 11 Maret 2022.


Agronews.id - Akhirnya produsen benih bawang putih di Indonesia memiliki asosiasi. Asosiasi yang diberi nama ASBATI (Asosiasi Benih Bawang Putih Indonesia) telah terbentuk dengan pengukuhan pengurus pada tanggal 11 Maret 2022 dalam rangkaian Pertemuan Petani Produsen Benih Bawang Putih Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Avenzel Bekasi, tanggal 10 – 11 Maret 2022. ASBATI disepakati pembentukannya oleh 30 orang produsen benih bawang putih yang berasal dari Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan NTB. Susunan kepengurusan ASBATI masa kerja Tahun 2022 – 2025 terbentuk dengan menunjuk Bapak Mudatsir sebagai Ketua Umum beserta Wakil Ketua I Moch.Toha, Wakil Ketua II Ahmad Maufur, dan Sekretaris Umum Suheryadi Putra. Ketua Pengawas ASBETI telah disepakati dengan menetapkan anggotanya adalah Fatchul Hakim, Geru Wicaksono, dan Siswanto.

Pada sambutannya, Direktur Perbenihan Hortikultura, Inti Pertiwi Nashwari, menyampaikan pembentukan asosiasi ini adalah hal yang sudah lama dinantikan, ini awal yang sangat baik untuk mensukseskan program peningkatan produksi benih bawang putih sebagai subtitusi impor. Dengan adanya asosiasi ini, produsen benih bawang putih mempunyai wadah berkumpul dan tentunya akan memudahkan komunikasi antar para penangkar maupun dengan Direktorat Perbenihan Hortikultura terutama dalam hal penyediaan benih.  ASBATI juga diharapkan dapat mendukung kegiatan peningkatan produksi bawang putih melalui APBN dan kegiatan wajib tanam bagi para importir bawang putih.

Saat diwawancarai pada kesempatan pertama, Ketua dan Sekretaris ASBATI terpilih menyampaikan yang melatar belakangi pembentukan asosiasi ini adalah selama ini belum ada wadah produsen benih bawang putih untuk saling berkoordinasi, sementara benih bawang putih sangat dibutuhkan saat ini, terlebih dengan adanya program Kementan dalam pengembangan kampung bawang putih dan peraturan wajib tanam bagi importir bawang putih, benih bawang putih akan sangat banyak jumlahnya untuk dipenuhi. ASBATI dibentuk untuk menjadi mitra pemerintah dalam koordinasi penyediaan benih dan menjadi wadah konsolidasi bagi para penangkar benih bawang putih. Saat ini sudah ada 30 orang penangkar yang menjadi anggota, diharapkan jumlahnya bertambah.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan bahwa pembentukan Asosiasi ini merupakan hal yang baik terutama dalam hal koordinasi penyediaan benih baik untuk kebutuhan kampung bawang putih maupun untuk memenuhi kebutuhan wajib tanam. Ke depannya seluruh penangkar benih bawang putih ini akan diregistrasi semua, sehingga masing-masing penangkar mempunyai identitas ataupun kode unik yang akan dimasukkan dalam sistem database produsen benih bawang putih sehingga produksi dan distribusi benih dapat ditelusuri.

Semoga terbentuknya ASBATI dapat membuka peluang peningkatan produksi benih bawang putih dan semakin membesarkan bisnis benih bawang putih agar semakin banyak pelaku dan petani menekuni bisnis benih bawang putih untuk mendukung swasembada bawang putih dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ditulis

Rimta Terra Rosa Br Pinem

143

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.