Foto : Duta Petani Milenial/Andalan Kementan RI Hendra Hidayat mengajak seluruh peserta Muktamar III JPRMI untuk memulai dari masjid menggerakkan program pertanian.
Agronews.id - Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI Siti Munifah menyambut positif Gerakan Nasional Remaja Masjid Berkebun (RMB) yang di-launching oleh Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) pada hari pertama Muktamar III JPRMI, Jumat.
Dia mengatakan, remaja masjid adalah sosok anak muda yang hebat yang memuliakan masjid dan menjadikan masjid sebagai center of excellence, maka menurutnya tidak akan sulit bagi remaja masjid untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam mencapai program yang ditargetkan.
"Dan sektor pertanian adalah salah satu yang bisa dijadikan pilihan oleh para remaja masjid," kata Siti Munifah, saat menjadi pembicara di seminar nasional kedua Muktamar III JPRMI.
Dia mengungkapkan, pada saat pandemi sektor pertanian telah terbukti menyumbang secara positif di triwulan kedua 2020 pada pertumbuhan PDB, yaitu sampai 16,24 persen, dan di triwulan II 2021 sebesar 12,93 persen, sementara yang sektor lainnya justru masih minus.
"Karenanya peluang dengan cara berkebun atau bertani sangat menjanjikan apalagi dilakukan dengan berbasis masjid," ujarnya.
Sementara itu BPH Duta Petani Milenial/Andalan Kementan RI Hendra Hidayat mengajak seluruh peserta Muktamar III JPRMI untuk memulai dari masjid menggerakkan program pertanian. Menurutnya, tidak hanya dalam bentuk bertani tapi juga bisa jadi beternak dan semuanya disesuaikan dengan potensi di masing-masing daerah.
"Lihat potensi dulu, desa itu ada potensinya apa, dari situ baru kita tajamkan lagi, kita musyawarahkan dengan para orang tua dan remaja yang ada," kata Hendra.
Lebih jauh Hendra menegaskan, program berkebun yang dilakukan oleh JPRMI ini harus bisa di blow up di media massa dan online agar masyarakat luas mengetahui bahwa ada aktivitas remaja masjid di sektor pertanian.
"Agar orang tahu bahwa ada remaja masjid yang aware dengan ini semuanya, asalkan fokus dan berjamaah dan ini sangat potensial dengan berbasis masjid yang tersebar di seluruh Indonesia," pungkas Hendra.
Untuk diketahui, Muktamar III J PRMI telah dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Wakil Presiden RI dan Menteri Agama yaitu Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Muktamar yang dihadiri oleh 26 perwakilan pengurus wilayah JPRMI se-Indonesia secara offline dan enam secara virtual ini akan berlangsung hingga Sabtu, 15 Januari 2022 dengan puncak acara pengumuman ketua umum baru JPRMI periode 2022-2026.***
398
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.