Bappenas: Sektor Pertanian Tetap Jadi Bantalan Pemulihan Ekonomi Nasional

Rabu, 06 Oktober 2021 16:44 WIB

Foto : Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Survei Pertanian Terintegrasi atau SITASI 2021 yang dilaksanakan pada 22 September hingga 5 November.


Agronews.id, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Survei Pertanian Terintegrasi atau SITASI 2021 yang dilaksanakan pada 22 September hingga 5 November. Survei ini dilakukan untuk menyediakan data dasar indikator pertanian, yakni indikator volume produksi per unit tenaga kerja, indikator pendapatan rata-rata usaha pertanian kecil serta indikator perubahan tahunan luas lahan kritis.

Survei SIPASI juga akan menghasilkan indikator presentase penduduk dengan kepemilikan hak yang terjamin atas lahan pertanian, terutama dalam mendukung dan berkontribusi pada program SDGs. 

Mengenai hal ini, Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas, Eka Chandra mendukung penguatan data pertanian melalui survei SITASI untuk mendukung pengelolaan data yang akurat. Bagi Bappenas, kata Eka, sektor pertanian adalah sektor penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Itulah pentingnya data Statistik berkualitas dan terintegrasi agar tidak ada tumpang tindih. Namun disisi lain kami juga mengapresiasi pertumbuhan sektor pertanian, karena terus tumbuh meski sektor lainya terperosok," ujar Eka dalam kegiatan webinar SITASI, Rabu, 6 Oktober 202.

Eka mengatakan, sektor pertanian dinilai tetap akan menjadi bantalan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Pertanian juga tetap akan menjadi kontributor utama tehadap jalannya roda ekonomi rakyat melalui pembukaan lapangan kerja yang sangat luas.

"Transformasi pertanian juga sudah sejalan dengan dengan arah diversifikasi ekonomi dalam rencana kerja pemerintah pada 2022 mendatang, dimana memulihkan ekonomi dan reformasi struktural," katanya.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah mengatakan bahwa survei SITASI nantinya akan menjadi riset kongkrit yang bisa dikembangkan pada level Kabupaten dan Kota. Karena itu survei SITASI perlu didukung oleh semua pihak, termasuk para Kepala BPS di seluruh Indonesia.

"Survei ini merupakan survei lanjutan dari kegiatan survei di tahun 2020. Diharapkan mampu memenuhi kebutuhan data, serta menyediakan data dasar untuk mengukur secara langsung pada kontribusi SDGs," katanya.

Sebagai informasi, pengukuran SDGs 2.4.1 mencakup 3 dimensi dengan 11 tema dan 11 sub indikator. Pertama adalah indikator produktivitas lahan, profitabilitas, ketahanan, kesuburan tanah, penggunaan air, resiko penggunaan pupuk, resiko penggunaan pestisida, keanekaragaman hayati, pekerjaan yang layak, keamanan pangan dan kepemilikan lahan.

187

Superadmin

Berita Terkait


AgroNews.id merupakan situs berita populer yang fokus pada bidang pertanian, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan Indonesia. AgroNews.id adalah portal berita web yg berisi opini, infografis, dan artikel daring, baik lokal maupun internasional dibawah PT. Agro Boga Makmur
Ikuti Kami
Follow dan Subscribe Media Sosial Kami

© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.