Foto : Dr. Ir. Suwandi, M.Si Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian. (mediaindonesia.com)
AGRONEWS.ID - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan sektor pertanian sangat strategis untuk ketahanan perekonomian bangsa dan negara. Oleh karena itu, perlu upaya seluruh jajaran untuk dapat bersama-sama mengelola pertanian di setiap daerah mulai dari desa hingga nasional.
"Pertanian sangat menjanjikan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi bangsa dan rakyat. Pertanian itu given dari Tuhan yang mengaruniakan alam dan musim yang baik," ucap Mentan SYL
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri atas 17.000 pulau dan dengan wilayah daratan seluas 1.9 juta km2. Tidak diragukan lagi bahwa Indonesia memiliki potensi lahan yang sangat besar untuk aktifitas pertanian yang terhampar luas dari Sabang sampai Merauke. Negara Indonesia dikenal dengan negara agraris yang subur tanahnya dan kaya akan sumber daya alamnya. Tanah Indonesia ibarat tanah surga, seperti lirik lagu yang dilantunkan oleh penyanyi Koes Plus. Karena kesuburan tanah tersebut, tentunya Indonesia menjadi ranah yang menggiurkan bagi Industri pertanian.
Perlu adanya terobosan terbaru dalam bidang pertanian, salah satunya dengan moderensasi pertanian. Yang mencakup semua aspek dalam pertanian, baik lahan pertanian, pelaku pertanian (petani), maupun bibit. Salah satu inovasi terbaru yang dapat dilakukan di bidang Pertanian yaitu cara berkebun modern di era Revolusi Industri 4.0, yang sasaran utamanya adalah kaum millenial. Karena kaum millenial lah yang kelak menjadi penerus pelaku pertanian, untuk itu kita harus membuat generasi milenial tertarik dan berminat untuk berkecimpung dalam dunia pertanian.
"Duta Petani Milenial akan menjadi role model yang menginspirasi, memotivasi dan menjadi mitra bisnis petani muda lainnya untuk meningkatkan produktivitas, kualitas dan ekspor produk-produk pertanian” SYL - Menteri Pertanian.
Generasi milenial menjadi tumpuan bagi pertanian Indonesia untuk mempermudah adaptasi teknologi dan transfer pengetahuan pertanian 4.0, dengan demikian generasi milenial memiliki peran vital dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Dalam hal ini Direktorat Jendral Tanaman Pangan mengadakan webinar nasional dengan tema "Milenial Pertanian Maju, Mandiri dan Modern" dengan dihadiri oleh Dr.Ir Suwandi M.Si selaku Dirjen TP Kementan, dan dihadiri pula oleh 3 pembicara hebat diantaranya Hendra Hidayat S.P selaku Duta Petani Milenial dan Direktur Aksi Pangan, selanjutnya pembicara kedua dihadiri oleh Riza Azyumariddha selaku CEO Mocafine, dan yang terakhir adalah Iwan Gunawan S.IP selaku Kepala Desa Cibulan dan pelopor pengembangan kedelai.
"Milenial dituntun oleh upaya strategis kementerian pertanian 2024 dengan fokus pada cara bertindak 4 yaitu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Milenial harus bijak dan mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya pertanian yang dimiliki bangsa Indonesia, dan diharapkan pula millenial Indonesia mampu mengakses permodalan sehingga bisa memperbesar skala produksi." ujar Ugi.
Potensi peran milenial dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern sangatlah besar, dimana Indonesia kedepannya akan menghadapi bonus demografi. Sehingga jumlah penduduk usia produktif akan lebih banyak dari pada penduduk non-produktif, hal ini menjadi potensi dan tantangan untuk Indonesia apakah mampu untuk mengoptimalkan dan menyambut untuk kedaulatan pangan Indonesia di 2045.
"Pertanian harus mampu menjangkau hulu sampai hilir, dari produksi hingga sampai pengolahan baik produk setengah jadi maupun produk sudah siap dan layak dimakan. Potensi pertanian di Indonesia sangat besar sehingga jika mampu dioptimalkan oleh generasi milenial terutama dalam menyambut bonus demografi maka ini akan mampu untuk mengatasi krisis pangan di Indonesia bahkan dunia" ujar Suwandi selaku Dirjen TP Kementan.
"COVID-19 sudah 2 tahun berada disekitar kita semua di Indonesia, menyerang seluruh sektor bisnis, kesehatan, transportasi, pendidikan. Namun sampai saat ini trend pertanian masih menjadi satu-satunyas sektor yang mampu bertahan ditengah pandemi COVID-19 sehingga sektor pertanian trendnya masih positif. Ini merupakan tanda bagi kita bangsa Indonesia bahwa dengan segala upaya dan sumber daya yang kita miliki Indonesia akan mampu mewujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia 2045 melalui peran generasi millenial" ujar Hendra
Reza menambahkan bahwa Milenials harus mampu memanfaatkan pasar yang sangat besar didunia pertanian, tentunya inovasi dan RnD harus dikuasai sejak dini oleh para milenial untuk bisa memenangkan pasar pertanian pada era disrupsi kali ini.
“Milenial harus mampu memberdayakan dan mengoptimalkan sumber daya di lingkungan sekitar, dengan memberdayakan petani, pemuda dan ibu rumah tangga hal ini akan mampu meningkatkan perekonomian lingkungan sekitar dan tentunya ini menjadi peluang juga untuk mengedukasi para pemuda untuk berinovasi di produk pertanian seperti yang kami lakukan di rumah mocaf” ujar Reza
[Maliki Saputra]
394
© 2026 Agronews.id. All Rights Reserved.